Hilang Selama 11 Hari, Tim SAR Akhirnya Temukan Tinus Waniko di Hutan Mooi, Kondisinya Lemas

Korban hilang atas nama Tinus Wanita Samkakai mendapat perawatan medis Tim Rescue usai ditemukan di Hutan Mooi, Kimaam, Merauke. (Foto: Tim SAR).

REDAKSI22.COM – Tim SAR Gabungan yang terdiri atas Basarnas Merauke, Polsek Kimaam, Koramil Kimaam serta pihak keluarga dan masyarakat setempat akhirnya berhasil menemukan Tinus Waniko Samkakai, warga Kampung Mooi yang dilaporkan hilang saat berburu di Hutan Mooi, Distrik Waan, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan sejak Sabtu (03/10/2026) lalu.

Korban ditemukan pada hari ini, Rabu (14/10/2026) pukul 10.45 Wit masih hidup meskipun kondisi tubuh sangat lemas akibat bertahan hidup selama 11 hari di dalam hutan.

Tim SAR mencatat lokasi penemuan korban berada di tepian anak Kali Mooi yang. berjarak sekitar 13,7 kilometer ke arah Tenggara dari Last Known Position (LKP) atau lokasi awal kejadian.

Saat ditemukan, Tim SAR Gabungan langsung memberikan penanganan awal dan mengevakuasi korban ke Kampung Mooi untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut dan intensif sebelum diserahterimakan kepada pihak keluarga.

Kepada Tim Rescue, korban Tinus Waniko Samkakai mengungkapkan bahwa dia telah mengetahui adanya upaya pencarian atas dirinya melalui drone, namun karena medan dan geografis yang sulit ditambah pepohonan yang tinggi membuat dia tidak bisa menjangkau dan memberikan tanda tentang keberadaannya.

“Kemarin saya sudah lihat drone terbang tapi saya mau menuju ke sana susah sekali. Rumput tinggi dan ada anak kali jadi saya tidak bisa kejar drone itu,” ungkap Tinus saat diperiksa kondisi tubuhnya oleh Tim Rescue.

Di tempat terpisah, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke melalui Kepala Seksi Operasi, M. Amba Rura menyatakan rasa syukur, berkat sinergi dan kerja keras Tim SAR Gabungan di lapangan dan korban atas nama Tinus Waniko Samkakai berhasil ditemukan dalam keadaan selamat meski kondisi fisik cukup lemas.

Baca Juga  Kebakaran Hebat di Paniai Papua Tengah, 11 Warga Tewas dan 40 Rumah Ludes Terbakar

“Selanjutnya korban akan kita bawa ke kampung Mooi untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) di Hutan Mooi resmi dinyatakan selesai. Seluruh unsur potensi SAR yang terlibat yakni Basarnas Merauke, Polsek Kimaam, Koramil Kimaam serta pihak keluarga,” tutup Amba Rura. (*)

Penulis/Editor: Hendrik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *