Bantu Korban Gempa Flores, Pemuda NTT Papua Selatan Gelar Konser Amal di Pantai Lamsat Merauke

Konser Amal Pemuda NTT Cendana Wangi di Pantai Lampu Satu Merauke. (Foto: Hendrik)

REDAKSI22.COM – Dukungan terus mengalir dari berbagai pelosok negeri terhadap penanggulangan musibah Gempa Bumi Tektonik yang mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur dan sekitarnya pada 15 Agustus 2026 lalu.

Kali ini, giliran pemuda diaspora yang tergabung dalam Forum Pemuda NTT Cendana Wangi Papua Selatan bekerja sama Ikatan Mahasiswa Flobamora (IKMF) datang mengetuk nurani warga Kota Merauke di beranda paling timur Indonesia.

Pemuda NTT diaspora yang berada di perantauan Merauke Papua Selatan ini menggelar kegiatan Konser Musik Amal sebagai aksi peduli kemanusiaan bertempat di Pantai Lampu Satu Merauke, Minggu (23/08/2026).

Kegiatan amal ini tidak lain adalah aksi penggalangan, pengumpulan dana guna membantu saudara-saudaranya di kampung halaman yang terdampak gempa bumi tektonik di Flores-NTT.

Aksi amal penggalangan dana bantuan Gempa Flores ini sudah berlangsung sejak beberapa hari sebelumnya sehari pasca gempa, dimana para pemuda melakukan pengumpulan dana dan sebagainya untuk disumbangkan ke para korban di Flores-NTT.

Sekretaris DPW Forum Pemuda NTT Papua Selatan, Aman Thobias Benggu sekaligus Penanggung Jawab Kegiatan Amal mengatakan, kegiatan amal yang digelar adalah aksi solidaritas kemanusiaan sebagai wujud kepedulian kasih kepada saudara-saudara yang tertimpa musibah bencana alam gempa bumi tektonik di Flores-NTT.

“Kami datang mengetuk nurani dari warga penduduk kota Merauke maupun sesaman saudara kami warga NTT di perantauan Merauke untuk mengulurkan tangan, melapangkan hati guna membantu saudara-saudara kami yang tertimpa musibah di kampung halaman,” kata Aman kepada media ini.

Ia menyebutkan, aksi peduli kasih yang ditunjukkan itu menjadi bagian penting dari ungkapan bela rasa atas kedukaan dan kepedihan para korban terdampak atas musibah gempa yang terjadi di Flores-NTT.

Baca Juga  BMKG Catat 4.258 Gempa Flores Susulan Hingga 21 Agustus 2026, Berpotensi Hingga 4 Minggu

“Duka NTT adalah duka kita, tangisan Flores adalah tangisan kita. Mari kita sisihkan sebagai dari rezeki dan kelebihan yang kita dapat untuk meringankan duka dan air mata saudara-saudara kita di sana, di kampung halaman kita. “Mari kita baku lihat, baku jaga, baku sayang,” ajak Aman Benggu sembari mengucap motto DPW Forum Pemuda NTT Cendana Wangi. (*)

Penulis/Editor: Hendrik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *