REDAKSI22.COM – Korban tewas akibat gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Flores Nusa Tenggara Timur (NTT) Sabtu 15 Agustus 2026 hingga saat ini terus bertambah menjadi 73 orang.
“Berdasarkan rekapitulasi sementara, korban meninggal dunia berjumlah 73 orang,” kata Kepala Kantor SAR Sikka, Fathur Rahman sebagaimana dilansir dari detikBali, Rabu (19/08/2026) malam.

Sementara korban luka berat dan luka ringan akibat gempa tektonik itu mencapai 931 orang yang tersebar di tujuh (7) kabupaten di Pulau Flores.
Korban jiwa terbanyak berada di Kabupaten Manggarai yakni sebanyak 27 orang. Sedangkan korban luka berat sebanyak 32 orang dan luka ringan 104 orang. Sebagian besar korban berada di wilayah Reo.

Operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban gempa oleh tim SAR gabungan, Rabu 19 Agustus 2026 yakni melakukan evakuasi medis menggunakan helikopter Basarnas terhadap seorang lansia bernama Adelina Ndimas (77).
Korban gempa ini berasal Manggarai Timur yang mengalami fraktur di bagian kepala dan dievakuasi ke RSUD Komodo di Labuan Bajo, Manggarai Barat.

“Korban dievakuasi dari posko medis Damer, Desa Satar Padut, Lamba Leda Utara, Manggarai Timur,” ungkap Fathur. (*)
Sumber: detiknews.com















