Rem Jeblong, Hilux Seruduk Warung Makan Hingga Ambruk di Tanah Miring Merauke

Kondisi warung makan yang diseruduk mobil Hilux Hitam di bawahnya. (Foto Istimewa).

REDAKSI22.COM – Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) tunggal terjadi di ruas jalan Kampung Ngguti Bob, Distrik Tanah Miring Kabupaten Merauke, Minggu pagi (18/10/2026).

Sebuah mobil Toyota Hilux bernomor polisi PS 8252 AA berwarna hitam menyeruduk (menabrak) warung makan yang terletak di pinggir jalan milik seorang warga bernama Rump Ono (42) sekitar pukul 06.15 WIT hingga kondisinya ambruk.

Pengemudinya diketahui bernama Melkyanto Katu (23), yang juga merupakan warga Kampung Ngguti Bob, Distrik Tanah Miring Kabupaten Merauke. Akibat kejadian itu, pemilik warung menderita kerugian diperkirakan mencapai Rp 65 juta.

Kapolsek Tanah Miring, Ipda Wilustomo menjelaskan kecelakaan tunggal tersebut terjadi diduga pengemudinya hilang kendali akibat mobilnya mengalami rem blong sehingga dan menabrak sebuah warung makan di pinggir jalan. Meski demikian personel lapangan masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.

“Berdasarkan laporan awal, mobil Hilux saat itu melaju dari arah Timur, yakni dari Kampung Senayu, menuju arah barat atau Kota Merauke. Dilaporkan kendaraan tersebut diduga melaju dengan kecepatan tinggi yakni sekitar 100 km/jam sebelum pengemudi kehilangan kendali, keluar jalur dan menabrak warung makan,” jelasnya.

Polsek Tanah Miring, lanjutnya, telah mengamankan pengemudi dan barang bukti serta mencari keterangan saksi untuk kepentingan penyelidikan. Kejadian tersebut juga telah dilaporkan kepada Unit Laka Lantas Polres Merauke untuk penanganan lebih lanjut.

Ia mengimbau seluruh pengendara agar selalu memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum digunakan, khususnya memeriksa sistem pengereman, kondisi ban, dan komponen penting lainnya.

“Kita minta pengendara untuk mematuhi batas kecepatan serta meningkatkan kewaspadaan saat berkendara demi mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujarnya.

Baca Juga  Tujuh Hari Pencarian, Orang Hilang di Hutan Sota Akhirnya Ditemukan Tim SAR Gabungan

“Kita juga mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas dan segera melaporkan setiap kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan serta keselamatan masyarakat,“ imbaunya. (*)

Penulis/Editor: Hendrik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *