REDAKSI22.COM, MERAUKE – Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo melepas empat (4) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintahan Provinsi Papua Selatan yang telah memasuki purnabakti dengan menyerahkan surat keputusan (SK) pensiun dan piagam penghargaan.
Penyerahan Surat Keputusan (SK) pensiun dan piagam penghargaan kepada empat 4 Aparat Sipil Negara (ASN) purnabakti dilaksanakan saat apel gabungan instansi di halaman Kantor Gubernur Papua Selatan di KTM Salor Merauke Papua Selatan, Senin (06/07/2026).
Dalam kesempatan itu, Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo menegaskan pentingnya menegakkan kediplinan bagi pegawai khususnya aparatur sipil negara (ASN) yang masih menjalankan tugas di lingkungan Pemerintahan Provinsi Papua Selatan.
Kedisiplinan, kata Apolo Safanpo, adalah nafas ASN dalam melaksanakan tugas dan panggilan, karya-karya pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat, bangsa dan negara. Oleh karena itu, kedisiplinan harus terus dijaga dan ditingkatkan dari waktu-ke waktu. Kinerja ASN diukur dari parameter pertama yakni kehadiran.
“Kita harus mengukur parameter tingkat kehadiran dulu baru bisa mengukur parameter yang lain. Jika sudah tidak hadir maka parameter dan indikator lainnya sudah tidak bisa diukur. Untuk itu, semua ASN harus memperhatikan kehadirannya,” tegas Apolo Safanpo.
“Kehadiran di lingkungan kerja harus sesuai jam kerja yang telah ditetapkan, jam masuk kerja dan pulang kerja harus diperhatikan. Jangan kita hanya hadir hanya sekedar untuk mengisi daftar hadir,” pesan mantan rektor Universitas Cenderawasih itu.
Gubernur Safanpo kembali mengingatkan kehadiran merupakan tugas dan tanggung jawab yang harus melekat pada setiap ASN. Setelah kehadiran, maka parameter selanjutnya yang diukur adalah pekerjaan yang dikerjakan, produk yang dihasilkan dan output, manfaat dan dampaknya bagi daerah dan masyarakat.
Menurutnya, setiap karya, tugas dan tanggung jawab yang dikerjakan harus bisa bermanfaat dan berdampak bagi masyarakat dan pertumbuhan daerah. Seluruh ASN di lingkup Pemerintah Provinsi Papua Selatan diharapkan selalu menjaga kediplinan sebagai tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan Tuhan.
“Kepada para ASN yang memasuki purnabakti atau pensiun, kami mengucapkan terima kasih dan memberi penghargaan serta apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi selama bertugas. Masa pensiun/purna bakti bukan akhir dari pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara melainkan babak baru melaksanakan tugas-tugas, tanggung jawab, karya bakti dan pelayanan dalam tugas dan panggilan lain,” ucapnya.
“Dedikasi kepada pemerintah, bangsa, negara dan kepada masyarakat tetap walau mengakhiri karya bakti/purna tugas namun jiwa dan semangat pengabdiannya akan tetap dilanjutkan dan tetap hidup,” sambungnya.
Di momen itu, Apolo Safanpo juga mengingatkan bahwa sisa masa kerja kini sudah memasuki triwulan ketiga dalam pemerintahan, dan pelayanan masyarakat. Dia meminta agar pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar melakukan evaluasi terhadap realisasi anggaran dan kinerja yang sudah dilakukan dari triwulan kedua.
“Dari evaluasi yang dilakukan, hal-hal apa yang belum diselesaikan pada triwulan satu dan dua segera ditindak lanjuti. Sehingga, bisa melaksanakan tugas di triwulan kedua dan tiga dengan baik serta siap memasuki triwulan keempat,” ucapnya.
Tak hanya itu, Gubernur juga meminta setiap OPD segera mengidentifikasi kegiatan yang sudah dilaksanakan, dilaporkan dan dinyatakan selesai. Ada juga kegiatan yang sudah dilaksanakan tetapi belum dilaporkan, sehingga penilaian kinerja dalam sistem aplikasi belum terdata. Kegiatan yang belum masih bisa dilaksanakan, waktu tersisa masih cukup untuk tugas di triwulan dua, tiga dan empat.
“Mari terus bersama menjaga kedisiplinan, kebersamaan, dengan menciptakan iklim suasana kerja yang kondusif agar mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebaik-baiknya,” ajak Gubernur Papua Selatan. (*)
Penulis: Hendrik
Editor: Hen






