Jelang Hari Bakti TNI AU ke-79, Lanud JAD Adakan Pengobatan Gratis Warga dan Pembagian Sembako

REDAKSI22.COM, MERAUKE – Rangkaian peringatan Hari Bakti TNI AU ke-79 diisi oleh Pangkalan Udara (Lanud) J.A. Dimara dengan menggelar aksi sosial kemanusiaan yakni pengobatan massal dan pembagian sembako kepada warga Merauke, Rabu, (22/07/2026).

Aksi sosial kemanusiaan ini menjadi bentuk kepedulian Lanud JAD sebagai dalam menjaga dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Komandan Lanud J.A. Dimara, Kolonel Pnb. Beny Aprianto, S.M menegaskan peringatan Hari Bakti TNI AU menjadi momentum refleksi atas pengabdian para pendahulu yang harus diaktualisasikan dalam tindakan yang menyentuh langsung masyarakat.

“Peringatan Hari Bakti TNI Angkatan Udara bukan sekadar seremonial, tetapi refleksi nilai luhur perjuangan, pengorbanan, dan pengabdian para pendahulu TNI Angkatan Udara yang telah meletakkan dasar semangat juang dalam menjaga kedaulatan bangsa,” tegas Kolonel Beny dalam sambutannya.

Menurutnya, pentingnya menjaga kesehatan dan kesejahteraan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Mengingat, prajurit TNI AU tidak hanya bertugas menjaga langit Nusantara, tetapi juga memikul tanggung jawab moral dalam meningkatkan kualitas hidup warga sekitarnya.

“Dalam perspektif pembangunan nasional, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat menjadi dasar dalam mewujudkan sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing. Oleh karena itu, kegiatan bakti sosial yang kita laksanakan hari ini merupakan bentuk nyata kontribusi TNI Angkatan Udara dalam mendukung pemerintah serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.

Kolonel Beny Aprianto optimistis bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap TNI AU sangat bergantung pada seberapa besar manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Menurutnya, profesionalisme prajurit harus sejalan dengan ikatan emosional yang kuat dengan warga.

“Saya yakin keberhasilan pelaksanaan tugas TNI AU tidak hanya ditentukan oleh kesiapan operasional dan profesionalisme prajurit, tetapi sejauh mana keberadaan TNI AU mampu memberikan manfaat, membangun kepercayaan publik, serta memperkuat ikatan emosional dengan masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, Koordinator Lapangan Pengobatan Massal, Lettu Kes TNI AU dr. Imam Rahadian Soleman, M.M menyebut antusiasme warga cukup tinggi. Sejak pagi, ratusan orang telah mendaftarkan diri untuk memeriksakan kondisi kesehatannya.

“Untuk target sendiri dari kita di awal ada 100 orang, dan terdata sudah lebih dari 100 orang melaksanakan pengobatan massal di Lanud J.A. Dimara ini,” ungkap dr. Imam.

Dalam pemeriksaan kesehatan gratis, lanjutnya, tim medis Lanud JAD menerima berbagai keluhan penyakit yang disampaikan oleh masyarakat. Sebagian besar penyakit disebabkan kebiasaan hidup sehari-hari yang jauh dari standar kesehatan.

“Setelah kami laksanakan pengobatan tersebut, ternyata masih banyak penyakit seperti batuk pilek di masyarakat ini, lalu ada yang sakit lutut, sakit gigi, di mana sebenarnya penyakit-penyakit itu masih bisa dicegah dengan pola hidup yang bersih dan sehat,” bebernya.

Selain penanganan farmakologi atau obat-obatan, kata Imam, tim kesehatan Lanud J.A Dimara juga menitikberatkan pada edukasi preventif. Warga diajak untuk lebih peduli terhadap skrining kesehatan mandiri.

“Kami memang hadir di sini untuk membantu masyarakat sekitar agar lebih peduli dengan kesehatannya masing-masing. Jadi kita meningkatkan skrining, kepedulian, dan juga melaksanakan edukasi serta promosi kesehatan,” tutur Imam.

Petugas medis memberikan panduan mengenai pola makan, aktivitas fisik, hingga waktu istirahat yang cukup sebelum memutuskan memberikan obat-obatan. Jika keluhan pasien tidak kunjung membaik dengan perbaikan pola hidup, tim medis baru akan melaksanakan tindakan medis lanjutan atau memberikan resep obat.

Selain layanan kesehatan, Lanud J.A. Dimara juga membagikan sekitar 150 paket sembako. Paket tersebut berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, susu, mi instan, dan roti untuk meringankan beban ekonomi warga sekitar pangkalan. (*)

Penulis: Hendrik

Editor: Hen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *