REDAKSI22. COM, MERAUKE – Pangdam XXIV/Mandala Trikora, Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia memimpin upacara Taptu dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang berlangsung, Minggu (16/08/2026) malam.
Taptu adalah tradisi kenegaraan yakni parade pawai obor di malam hari menjelang Hari Kemerdekaan 17 Agustus untuk mengenang semangat para pahlawan bangsa dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia.

Upacara Taptu di Merauke diawali dengan penyalaan obor di Gedung Negara oleh Pangdam XXVI/MT dihadiri Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, Ketua DPRP Papua Selatan Heribertus Silubun, Ketua MPRS, Damianus Kata Yunani, Dankodaeral XI, Laksamana Muda TNI Joko Andriyanto, Bupati Merauke Yoseph B. Gebze, Danlanud J.A Dimara, Kolonel PNB Beny Aprianto, Kapolres Merauke, AKBP Leonardo Yoga, Dandim 1707, Letkol Inf. Bayu Prabowo serta seluruh unsur Forkopimda Papua Selatan dan Kabupaten Merauke.

Usai penyalaan obor, peserta pawai yang melibatkan unsur TNI, Polri, Basarnas, ASN, mahasiswa, pelajar, pramuka dan elemen masyarakat lainya. kemudian berarak melintasi Jalan Raya Mandala dan berakhir di Markas Kodim 1707/Merauke yang Gubernur Papua Selatan.

Dalam momen itu, Pangdam XXVI/Mandala Trikora, Mayjen TNI Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia mengajak generasi muda khususnya mahasiswa dan pelajar untuk mengisi kemerdekaan dengan belajar sungguh-sungguh, disiplin dan bekerja keras sehingga mampu meraih cita-cita serta memberikan kontribusi yang lebih baik bagi bangsa dan negara.
“Saya tekanan kepada generasi muda khususnya adik-adik mahasiswa dan pelajar bahwa mengisi dan mempertahankan kemerdekaan selama 81 tahun ini bukan dengan bersantai-santai, tetapi mengisi jiwa dan raga kita untuk terus belajar, mengisi diri kita untuk bisa berbuat yang terbaik kepada bangsa dan negara,” ajak Pangdam.

Taptu HUT ke-81, kata Pangdam, bukan sekadar acara seremonial setiap tahun. Taptu merupakan bagian dari tradisi peringatan kemerdekaan yang dilaksanakan dari tingkat nasional hingga daerah di seluruh Indonesia, menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan bangsa yang telah gugur demi merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
“”Kemerdekaan yang telah dinikmati bangsa Indonesia selama 81 tahun diperoleh melalui perjuangan panjang dan pengorbanan para pahlawan. Karena itu, generasi penerus memiliki tanggung jawab untuk mempertahankan sekaligus mengisi kemerdekaan tersebut,” tegasnya.

Dikatakan, mempertahankan kemerdekaan saat ini tidak lagi dengan perjuangan fisik seperti yang dilakukan para pahlawan terdahulu. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut generasi penerus untuk mempersiapkan diri melalui pendidikan dengan kedisiplinan dan kerja keras.
“Adik-adik yang hadir pada malam hari ini, kalian adalah generasi penerus bangsa kita ke depan. Ke mana arah bangsa ini berada di tangan kalian. Papua Selatan merupakan bagian dari NKRI. Karena itu, berbagai rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di daerah tersebut harus dilaksanakan dengan penuh hikmat sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan,” tandasnya. (*).

Penulis: Hendrik
Edit: Hen














