Gubernur Apolo Safanpo Lantik Paskalis Imadawa Ketua Umum Flobamora Papua Selatan

Prosesi Pelantikan Ketua Umum dan Pengurus Ikatan Keluarga Flobamora Papua Selatan oleh Gubernur Apolo Safanpo. (Foto: Hendrik)

REDAKSI22.COM – Gubernur, Apolo Safanpo melantik Paskalis Imadawa sebagai Ketua Umum Ikatan Keluarga Flobamora (IKF) Provinsi Papua Selatan dan para pengurus organisasi tersebut di Hotel Coreinn Merauke, Sabtu (24/10/2016).

Paskalis Imadawa yang dalam keseharian menjabat sebagai Wakil Gubernur Papua Selatan terpilih menjadi Ketua IKF hasil Musyawarah Daerah (Musda) I di Hotel Halogen 15 Oktober 2025 lalu.

Kepengurusan IKF Provinsi Papua Selatan yang dilantik bersama Ketua Umum Paskalis Imadawa dengan Wakil Ketua I, Hieronimus Wara, Wakil Ketua Robertus H. R. D, Wakil Ketua III, Dr. D. Fanggidae, Sekretaris Umum, Daniel E. Taraneno, (Sekretaris I Alfonsus S, Sekrearis II Christian R. Walong), Bendahara Umum, Sumiati A. Paka (Bendahara I, Pakalina Ola, Bendahara II, Yuliana Hana) bersama ketua-ketua bidang dan anggota-angotanya.

Pada kesempatan itu, Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo mengingatkan bahwa pelantikan pengurus bukan hanya sekedar seremoni, tetapi momentum di mana warga Flobamora di Papua Selatan memberikan amanah dan kepercayaan kepada ketua dan pengurus untuk bersama pemerintah daerah membangun wilayah dan sumber daya manusia Papua Selatan.

“Oleh karena itu kepada Pak ketua dan seluruh pengurus agar setelah dilantik segera melakukan konsolidasi organisasi baik di tingkat provinsi maupun keempat kabupaten dalam cakupan Provinsi Papua Selatan,” pesan Gubernur Safanpo.

“Bangun koordinasi dengan ketua-ketua IKF di kabupaten dan ketua-ketua tungku yang ada, agar kebersamaan dan tali persaudaraan serta silaturahmi yang telah dipupuk, dipelihara dan ditumbuh kembangkan oleh para senior dan pendahulu kita jaga dan pelihara dengan baik,” sambungnya.

Gubernur Apolo Safanpo menekankan bahwa di alam demokrasi dan dalam sebuah organisasi perbedaan pendapat adalah suatu keniscayaan.

“Kita boleh berbeda pendapat dari perspektif kita masing-masing. Tetapi apabila sudah ada keputusan, maka kita semua wajib menghormati keputusan tersebut. Itu adalah tatanan adat yang diwariskan turun temurun oleh leluhur kita,” pesannya.

Baca Juga  Pemprov Papsel Teken MoU Hukum Percepatan Regulasi

Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Keluarga Flobamora IKF) Provinsi Papua Selatan, Paskalis Imadawa menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo yang intens memperhatikan IKF sejak pelaksanaan Musda I hingga pelantikan ketua dan pengurus terpilih.

“Hal penting yang perlu saya sampaikan bahwa Pak Gubernur sungguh memperhatikan kita warga Flobamora. Kita harus bangga dan berterima kasih kepada Pak Gubernur,“ ujar Paskalis Imadawa.

Menurutnya, warga Flobamora atau diaspora Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagaimana etnis Nusantara lainnya adalah benih-benih unggul yang ditaburkan di Tanah Selatan Papua.

“Kita tidak hanya menjadi perantau terapi kita adalah benih-benih kebaikan, benih-benih unggul yang taburkan di tanah ini. Mari kita tumbuh subur bersama dengan warga paguyuban kita yang lain. Mari kita sama-sama membangun Papua Selatan,” ajaknya.

Ketua Panitia Pelantikan Pengurus IKF Papua Selatan, Daniel E. Taraneno mengatakan tujuan dilantiknya kepengurusan adalah adanya legalitas atau pengakuan publik terhadap Badan Pengurus IKF Provinsi Papua Selatan dalam rangka merangkul berbagai program pembangunan daerah serta membangun kebersamaan dan solidaritas sebagai warga NTT yang berada di Provinsi Papua Selatan.

“Melalui Musda I telah terbentuk pengurus IKF Papua Selatan sebagai sarana terobosan untuk merangkul seluruh elemen lapisan masyarakat Flobamora dalam mendukung program pembangunan oleh Pemerintah Provinsi Papua Selatan,” kata Taraneno dalam laporannya.  (*)

Penulis/Editor: Hendrik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *