Tutup Bulan Rosario, Ribuan Umat Katolik di Kota Merauke Mengarak Patung Bunda Maria

Prosesi penutupan Bulan Rosario dan perarakan Patung Bunda Maria dari Gereja Kudamati ke Gereja Bampel Merauke. (Foto: Hendrik).

REDAKSI22.COM-Ribuan umat Katolik Kevikepan Merauke Keuskupan Agung Merauke Papua Selatan menutup bulan Rosario dengan melakukan perarakan Arca (Patung) Bunda Maria dari Gereja St. Mikhael Kudamati menuju Gereja St. Yoseph Bambu Pemali (Bampel) Merauke, Sabtu sore (31/10/2026).

Prosesi perarakan melibatkan umat dari Paroki Bampel, Paroki Santa Theresia Buti, Paroki Salib Suci Gudang Arang, Paroki Sang Penebus Kampung Domba, Paroki Santa Maria Fatimah Kelapa Lima, Paroki Kristus Raja Mopah Lama dan Paroki St. Mikhael Kudamati.

Selain paroki-paroki, peserta perarakan juga berasal dari sekolah-sekolah yakni SMA YPPK Yoanes XXIII, SMP YPPK Yoanes XXIII, Sekolah Tinggi Katolik (STK) St. Yakobus dan sebagainya.

Prosesi perarakan Arca Bunda Maria dari Gereja St. Mikhael Kudamati diawali dengan pelepasan balon di halaman Gereja, kemudian umat berarak dengan mengambil rute Jalan Kudamati, Jalan Sutan Syahrir, Jalan Pemuda, Jalan Brawijaya, Jalan Postel, Jalan Misi, Jalan Raya Mandala dan masuk ke Gereja St. Yoseph Bampel Merauke guna merayakan misa kudus penutupan bulan Rosario.

Misa penutupan bulan Rosario dipimpin oleh Pastor Paroki Bampel, RD. Sony Walewawan selaku Vikaris Episkopal (Vikep) Kevikepan Merauke dengan puluhan imam konselebran.

Dalam khotbahnya, Pastor Sony Walewawan mengajak seluruh umat Katolik yang hadir untuk mengobarkan semangat keteladanan yang ditunjukkan Bunda Maria dalam seluruh hidupnya.

“Kita tahu Bunda Maria terkenal karena kerendahan hati, kesetiaan dan ketaatan kepada kehendak Allah. Bunda Maria terus berdoa kepada seluruh umat Allah yang dipersatukan oleh Putera-Nya Yesus Kristus dan semua orang yang berkehendak baik untuk hidup rukun dan damai dalam nama Tuhan,“ ujar Pastor Sony.

Oleh karena itu, kata Pastor, sebagai anggota gereja, umat Katolik diminta untuk belajar mendekatkan diri kepada Bunda Maria dan berdoa bersamanya dengan kekuatan penuh dan melalui puteranya Yesus untuk disampaikan kepada Allah sehingga kehendakNya selalu terwujud dalam kehidupan umat.

Baca Juga  Pemprov Papua Selatan Apresiasi Dukungan Gereja Dalam Karyanya Terhadap Pembangunan Daerah

“Doa Rosario adalah senjata ampuh melawan kejahatan dalam menghadapi pengaruh dan tipu daya setan. Doa Rosario bukan hanya pengulangan doa, tetapi perenungan akan rahmat Tuhan dan sebagai sebuah sekolah iman. Doa Rosario adalah rantai kasih yang selalu mengikat kuat kepada Yesus melalui perantara dan perlindungan keibuan Bunda Maria,” kata Pastor Sony mengutip pernyataan iman Paus Fransiskus.

Ia mengimbau umat Katolik agar tidak boleh kalah dari orang yang memojokkan Gereja Katolik dengan kehidupan Rosario dengan menyebut bahwa umat Katolik berdoa kepada Bunda Maria.

“Kita tidak berdoa kepada Bunda Maria tetapi berdoa kepada Allah bersama Bunda Maria. Kita terus maju, apa yang kita do’akan adalah hal yang benar, yang senantiasa membantu kita untuk mempertahankan iman dan keyakinan kita akan Yesus Kristus yang telah mendamaikan, mempersatukan serta memutuskan mata rantai dari kesalahan dan dosa-disa kita. Semoga demikian,” tandas Pastor Sony menutup khotbahnya. (*)

Penulis/Editor: Hendrik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *