142 Kontestan Meriahkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Merauke 

Peserta Karnaval HUT RI ke-81 dari Suku Marind Merauke Papua Selatan. (Foto: Hendrik).

REDAKSI22.COM, MERAUKE – Sedikitnya 142 kontestan ikut memeriahkan Karnaval Pembangunan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-81 di Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Sabtu (08/08/2026).

Karnaval Pembangunan HUT RI ini menjadi momentum memperkuat semangat kebangsaan, persatuan dan kebhinekaan dan dibuka oleh Bupati Merauke, Yoseph Bladip Gebze di depan Kodim 1707/Merauke.

Hadir Wakil Bupati Merauke, Fauzun Nihayah dan Sekda Papua Selatan, Ferdinand Kanakaimu serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua Selatan dan Kabupaten Merauke.

Pantauan awak media ini, ribuan warga tumpah rua menyaksikan atraksi karnaval yang menampilkan pesona budaya, adat istiadat hingga kreativitas kelompok mulai satuan pendidikan, organisasi kemasyarakatan, paguyuban etnis, TNI-Polri, BUMN-BUMD, organisasi perangkat daerah (OPD), hingga kelompok dan komunitas lainnya.

Bupati Merauke, Yoseph Bladip Gebze membuka Karnaval HUT RI ke-81. (Foto: Hendrik).

Bupati Merauke, Yoseph Bladip Gebze dalam sambutannya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk merefleksikan sejarah perjalanan bangsa Indonesia hingga mencapai usia ke-81 dengan berbagai kemajuan pembangunan yang telah diraih.

“Karnaval Pembangunan telah menjadi agenda rutin masyarakat Merauke dalam menyambut HUT RI. Tentu seluruh komponen bangsa ikut terlibat dalam karnaval ini. Dalam keterlibatan ini menunjukkan semangat kebangsaan yang terpelihara di tengah keberagaman masyarakat,” kata Bupati Yoseph Gebze.

“Di sini menunjukkan ada euforia, ada sukacita, ada semangat kebangsaan di antara kita. Ini perlu kita syukuri, tetapi juga perlu kita bawa di dalam doa, sehingga semangat perjuangan yang sudah ditunjukkan oleh para pendahulu kita, yang saat ini kita warisi, kemudian dapat kita estafetkan kepada anak cucu kita,” sambungnya.

Bupati Merauke berharap kemeriahan HUT RI tidak boleh dimaknai sebatas seremoni, tetapi menjadi ruang refleksi perjalanan panjang bangsa Indonesia serta perjuangan para pendahulu dalam merebut, mempertahankan dan mewariskan kemerdekaan.

Baca Juga  Jelang Usia TNI-AU ke-80, Lanud J.A Dimara Hadir dan Bantu Warga Asmat di Kaliweda 1 Merauke

“Perjalanan sejarah ini juga terkait hadirnya pendahulu di Merauke dalam proses Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) di Tanah Papua. Nilai dan semangat para pendahulu bangsa harus dirawat dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” sebutnya.

Menurut Bupati Yoseph, kemajemukan masyarakat merupakan salah satu kekuatan bangsa. Negara ini dibangun di atas dasar kemajemukan suku bangsa, agama, ras dan golongan. Semua adalah satu sebagai warga bangsa Indonesia.

“Mari kita jadikan peringatan HUT ke-81 RI sebagai momentum mempererat persaudaraan dan menjaga kehidupan harmonis di Merauke sebagai ibukota Provinsi Papua Selatan dengan semangat dan sukacita kebangsaan,” pintanya.

Masyarakat juga diajak bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban sehingga seluruh rangkaian perayaan kemerdekaan dapat berlangsung aman, tertib dan lancar dengan semangat Izakod Bekai Izakod Kai yang bermakna satu hati, satu tujuan, masyarakat diharapkan terus menjaga persatuan dan kesatuan sekaligus merawat kebhinekaan di Tanah Anim Ha.

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa membimbing, memberkati dan melindungi seluruh aktivitas yang kita laksanakan pada kesempatan ini,” pungkas Yoseph. (*)

Penulis: Hendrik

Editor: Hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *