Konferwil Perdana PWNU Papua Selatan, Pengurus Definitif Dibentuk Untuk 5 Tahun

Pembukaan Konferensi PWNU Papua Selatan di Halogen Merauke. (Foto: Hendrik)

REDAKSI22.COM, MERAUKE – Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Papua Selatan menggelar Konferensi Wilayah (Konverwil) I dengan tema “ Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmat untuk Kemaslahatan Bangsa” yang dilangsungkan di aula Hotel Halogen Merauke, Minggu (09/08/2026).

Penyelenggaraan Konferensi Wilayah Nahdatul Ulama ini bertujuan untuk membentuk kepengurusan yang definitif PWNU Papua Selatan untuk masa lima tahun, melibatkan Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) dan Rois Syuriah se-Provinsi Papua Selatan yakni PCNU Merauke, Mappi, Asmat dan Boven Digoel.

Hadir membuka Konferensi Wilayah Konverwil I PWNU, Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, Wakil Sekretaris Jenderal, Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU), KH Lukman Umarfaghur, Bupati Merauke, Yoseph B. Gebze, Wakil Bupati, Fauzun Nihayah, Rois Syuriah PWNU Papua Selatan, KH. Syamsul Qomar, Ketua MUI Papua Selatan, H. Abdul Awal Gebze, Anggota DPD RI, Gus Adib Fuad, H. Sularso, Wakil Ketua I DPRP Papua Selatan, H. Mohammad Fadli, para pengurus Fatayat NU, Banser, Ibnu dan seluruh tamu undangan.

Dalam sambutannya, Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo mengatakan, Konferwil PWNU Papua Selatan tak hanya sekedar ajang pemilihan pengurus dan penyusunan program kerja kepengurusan lima tahun, namun menjadi sarana evaluasi menyeluruh persiapan-persiapan yang sudah dilakukan selama dua tahun oleh PWNU untuk membentuk pengurus definitif di tingkat wilayah dan cabang.

“Oleh karena itu, kontribusi pemikiran, ide-ide dan gagasan untuk dirumuskan menjadi program kerja kedepan dalam membangun kolaborasi dan kerjasama dengan pemerintah daerah maupun dengan seluruh elemen masyarakat,” kata Gubernur Safanpo.

PWNU dan PBNU secara umum adalah organisasi yang sangat besar dan mempunyai sejarah yang panjang dalam menjaga keutuhan wilayah NKRI dan stabilitas bangsa Indonesia. Oleh karena itu kontribusi organisasi Nahdatul Ulama sangat diharapkan dalam membangun sarana dan prasarana maupun sumber daya manusia di Provinsi Papua Selatan.

Baca Juga  Momentum Maulid Nabi, Polres Merauke Beri Infak kepada Anak Yatim Piatu

“Wilayah Provinsi Papua Selatan sangat luas memiliki potensi kekayaan alam yang melimpah dihuni oleh masyarakat yang beraneka ragam budaya, suku, agama ras, golongan, teknografitas dan lain-lain, sehingga membutuhkan seluruh komponen pembangunan. Oleh karena itu, mari kita sama-sama mengambil bagian dalam tugas dan panggilan untuk membangun wilayah dan masyarakat,” ajaknya.

Ketua PWNU Papua Selatan, KH Mohamad Arifin dalam sambutan menekankan pelaksanaan Konferwil menjadi ajang konsolidasi internal kepengurusan di tingkat provinsi dengan memilih pengurus wilayah definitif untuk menggerakkan roda organisasi Nahdatul Ulama.

Ketua PWNU Papua Selatan, KH Mohamad Arifin memberikan sambutan. (Foto: Hendrik)

“Kami diberikan mandat oleh PBNU lewat penunjukan untuk masa 2 tahun yang sudah kita lalui yakni dari tanggal16 Oktober 2024 hingga 16 Agustus 2026. Amanah yang sangat berat selama dua tahun, karena diwarisi dengan PCNU-PCNU yang semuanya mati. Tugas kami mengaktifkan kepengurusan PCNU di empat kabupaten (Merauke, Mappi, Asmat dan Boven Digoel),” kata Haji Arifin. (*)

Penulis: Hendrik

Editor: Hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *