Berburu di Hutan Mooi Sudah Hampir Sepekan, Seorang Warga Hilang Tak Kunjung Kembali

Lokasi Pencarian Tim SAR terhadap warga hilang di Hutan Mooi Kabupaten Merauke. (Foto SAR).

REDAKSI22.COM – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Merauke menerima laporan Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) terhadap seorang warga bernama Tinus Waniko Samkakai yang dilaporkan belum kembali saat berburu di Hutan Mooi, Distrik Waan, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.

Laporan diterima oleh Kantor SAR Merauke pada Kamis (8/10) pukul 08.30 WIT dari bapak Abu (warga Kampug Mooi). Berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa bermula pada Jumat (02/10/2026).

Ketika itu rombongan warga Kampung Mooi pergi ke hutan untuk melakukan aktivitas pangkur sagu dalam rangka persiapan upacara adat, sementara sebagian warga lainnya berburu binatang di sekitar kawasan hutan.

Pada Sabtu (3/10) pukul 22.00 WIT, seorang warga atas nama Tinus Waniko Samkakai diketahui belum kembali ke titik kumpul. Pihak keluarga dan masyarakat setempat telah berupaya melakukan pencarian mandiri di kawasan hutan Mooi, namun korban belum berhasil ditemukan hingga akhirnya kejadian tersebut dilaporkan ke kantor SAR Merauke.

Menerima laporan tersebut, Kantor SAR Merauke langsung mengambil langkah cepat berkoordinasi dengan unsur terkait, meliputi Polsek Kimaam, Koramil Kimaam, serta tokoh masyarakat kampung Mooi dan keluarga korban.

Sekitar pukul 08.50 Wit tim SAR gabungan di kampung Mooi dengan menggunakan Speed Boat bergerak ke lokasi kejadian untuk upaya pencarian. Jarak dari Kampung Mooi ke lokasi sekitar 44 kilometer ke arah barat laut menyusuri kali ke arah hulu sungai.

Hingga keterangan pers ini diterbitkan, tim SAR gabungan (masyarakat setempat serta keluarga korban) masih melakukan pencarian dan korban belum ditemukan. (*)

Penulis/Editor: Hendrik

Baca Juga  Seorang Warga Ditemukan Tewas di Atas KM Tatamailau, 9 Awak Kapal Jadi Tersangka

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *