REDAKSI22.COM, MERAUKE – Program luluskan 1.000 Sarjana bootcamp yang diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Mappi, kini siap disinergikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan sarjana bootcamp dengan kabupaten lainnya.
Sinergitas bootcamp atau program dilakukan dengan pelatihan intensif penguatan kompetensi akadamik dan softskill dari mahasiswa Universitas Negeri Musamus Merauke, program 1.000 sarjana.
Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu mengatakan, program 1.000 sarjana diinisiasi dan digagas oleh Pemerintah Kabupaten Mappi di bawah kendali kepemimpinan Bupati, Kristosimus Yohanes Agawemu yang sudah diberlakukan.
“Kita patut memanjatkan puji syukur atas sejarah yang sudah digariskan atau sudah ditulis oleh Bupati Mappi,” ujar Sekda Ferdinandus dalam penutupan Penguatan Kompetensi Akademik dan Soft Skills Mahasiswa Program 1.000 Sarjana Boot Camp di aula PKM Musamus Merauke, Jumat (27/02/2026)
“Terbukti hari ini, adik-adik bisa ada disini semua karena kasih sayang dan cinta kasih yang besar dari Bupati Mappi untuk meningkatkan sumber daya daerah setempat,” sambungnya.
Ia berpesan bahwa sebuah niat yang tulus harus disertai ucapan terima kasih, program 1.000 sarjana ini bakal memberikan masa depan yang baik. Pemerintah Provinsi Papua Selatan mendukung program ini, diharapkan kabupaten lainnya seperti Kabupaten Merauke, Boven Digoel dan Asmat bisa mengikuti.
“Ini adalah bentuk perlakukan khusus, inti dari otonomi khusus, adik-adik yang mendapat kesempatan mengikuti program ini pergunakan kesempatan ini dengan baik,” imbuhnya.
“Lantaran kesempatan ini akan selesai, usia-usia ini dipergunakan dengan baik, caranya memanfaatkan waktu dengan baik agar selesai tepat waktu,” ucapnya.
Sekda Ferdinandus berpesan kepada 11 mahasiswa yang terbaik dalam mengikuti program pelatihan tersebut agar menyerap ilmu pengetahuan dengan baik agar bisa maju. “Kalian datang dari Mappi ke Merauke walaupun dekat harus berjuang supaya kembali menjadi orang yang sukses,” katanya.
Ia menyebut, Pemprov Papua Selatan bakal sinergikan program ini dengan kabupaten lainnya yang ada di provinsi ini. “Saya sudah kontak Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan terkait program ini,” tambahnya. (*)
Penulis: Hendrik
Editor: Hen






