Pertamina Sesuaikan Harga Pertamax Series, Pertalite dan Solar Subsidi Harganya Tetap

REDAKSI22.COM, MERAUKE – Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga jual BBM non subsidi Pertamax dan Pertamax Green. Penyesuaian harga ini, setelah berkoordinasi dengan pemerintah sebagai regulator dan dilakukan sesuai mekanisme evaluasi berkala, mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia serta harga pasar keekonomian.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menerangkan, penyesuaian harga BBM non subsidi mengikuti regulasi dan merupakan bagian dari implementasi tata kelola energi yang bertujuan menjaga keseimbangan antara keberlangsungan bisnis, kualitas layanan dan kepastian pasokan energi bagi masyarakat.

“Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah. Harga jual itu diputuskan dengan tetap berkoordinasi dengan pemerintah sebagai regulator dan menjadi upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat terus berjalan optimal,” terang Roberth Dumatubun dalam siaran Pers, Rabu (10/05/2026).

Roberth optimis Pertamina Patra Niaga senantiasa menjaga ketersediaan dan kualitas produk BBM di seluruh wilayah Indonesia, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.

“Kami memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina. Masyarakat dapat memperoleh informasi harga BBM terbaru melalui kanal resmi Pertamina, Pertamina Patra Niaga, maupun aplikasi MyPertamina,” sebutnya.

HARGA PERTALITE DAN BIOSOLAR TIDAK BERUBAH (TETAP)

Dalam komitmennya melaksanakan tugas pendistribusian BBM Bersubsidi baik BBM jenis gasoline yaitu Pertalite dan BBM jenis gasoil yaitu Biosolar, harga jual kedua produk BBM bersubsidi tersebut tidak berubah dan tetap dilayani dengan harga jual Pertalite Rp. 10.000 / ltr dan Biosolar Rp. 6.800 / ltr. Maka harga BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan.

Area Manager Communication Relations & CSR Papua Maluku, Ispiani Abbas merincikan, harga BBM non subsidi yang berlaku untuk seluruh provinsi di Papua dan Maluku melalui SPBU per 10 Juni 2026 yakni:

_Pertamax Series_

• Pertamax (RON 92): dari Rp. 12.600/liter menjadi Rp. 16.650/liter

• Pertamax Turbo (RON 98): Rp. 21.200/liter (tetap)

_Dex Series_

• Dexlite (CN 51): Rp. 23.500/liter. (tetap)

• Pertamina Dex (CN 53): Rp. 25.350/liter (tetap)

“Harga ini berlaku di seluruh Provinsi yang ada di Papua dan Maluku dengan besaran pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) sebesar 7,5%. Informasi lengkap terkait harga BBM terbaru dapat diakses melalui kanal resmi www.pertaminapatraniaga.com dan aplikasi MyPertamina,” sebut Ispiani.

Informasi lebih lanjut, masyarakat juga dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 yang siap melayani pertanyaan terkait produk dan layanan perusahaan. (*)

Penulis: Hendrik

Editor: Hen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *