Bangunan Kantor Lapas II B Merauke Terbakar, Sejumlah Narapidana Dilaporkan Kabur

Bangunan Kantor Lapas II B Merauke perlahan dilalap Si Jago Merah. (Foto: Hendrik)

REDAKSI22.COM – Bangunan Kantor Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Merauke hangus terbakar dilalap Si Jago Merah yang mengamuk sekitar 09.48 WIT, Jumat (09/10/2026).

Informasi yang berhasil dihimpun media ini, kebakaran bangunan Lapas itu terjadi usai kericuhan antara narapidana dan petugas. Kericuhan dipicu adanya pemeriksaan (sweeping) HP pada warga binaan sejak semalam karena kebijakan Lapas tak memperbolehkan warga binaan memegang HP.

Warga binaan yang tidak terima kemudian mengamuk kepada petugas hingga terjadilah kericuhan dan kebakaran bangunan Lapas. Belum diketahui penyebab pasti kebakaran itu.

Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas IIB Merauke, Amiranto menuturkan bahwa pemeriksaan telah dilakukan sejak Kamis (08/10/2026) malam. Sejak saat itu, warga binaan diminta menunjukkan telepon genggam yang mereka miliki.

Amiranto mengaku petugas tidak langsung menyita HP tersebut, tetapi meminta agar barang-barang itu diserahkan kepada keluarga masing-masing untuk dibawa pulang.

“Saya tanya siapa yang punya HP, pegang di tangan. Semua tunjukkan. Saya tidak sita HP kalian, saya minta nanti keluarga datang, dikasih pulang, karena ini perintah dari menteri bahwa tidak boleh ada peredaran HP dalam,” kata Amrianto.

Ia menyebut pemeriksaan dilakukan terhadap seluruh kamar hunian warga binaan. Namun, pada Jumat pagi, situasi berubah ketika sejumlah warga binaan berkumpul di suatu area sekitar pukul 08.00 WIT.

Berselang satu jam kemudian, sejumlah warga binaan diduga mulai menyerang petugas dan berusaha menerobos masuk ke area kantor lapas.

“Pagi tiba-tiba mereka kumpul dan serang kita dari pintu utama. Kita tahan-tahan tidak bisa, akhirnya jebol di pintu samping kiri,” ungkapnya.

Pintu keluar, kata Amiranto, berhasil diterobos warga lapas, kemudian terjadilah kebakaran di area kantor Lapas. Ia belum mengetahui secara pasti siapa yang pertama kali melakukan pembakaran.

Baca Juga  Bocah 4 Tahun Hilang di Kali Kumbe, SAR Bergerak Cepat ke Lokasi

“Dari situ baru mulai ada yang bakar. Tidak tahu itu mereka di dalam yang bakar atau bagaimana. Tiba-tiba api sudah menyala,” ujarnya.

Sementara terjadi kebakaran dan penyerangan terhadap petugas, sejumlah warga binaan dilaporkan melarikan diri saat kerusuhan sedang berlangsung. Namun, pihak Lapas belum dapat memastikan jumlah warga binaan yang kabur.

Ia mengingatkan pendataan perlu dilakukan kembali melalui pemeriksaan dan pencocokan data registrasi penghuni Lapas.

“Belum tahu berapa banyak yang kabur, nanti kami akan registrasi kembali, untuk menghitung dan mengecek jumlah warga binaan,” ucapnya.

Sementara itu, Wakapolres Merauke, Kompol Jerry Koagouw, memastikan polisi menerima laporan dari pihak Lapas Merauke sekitar pukul 10.00 WIT.

Usai menerima laporan tersebut, aparat TNI-Polri dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan membantu penanganan situasi. Puluhan personel polisi, Brimob, dan TNI berada di lokasi kejadian.

Sejumlah mobil pemadam kebakaran juga dikerahkan berulang kali untuk memadamkan api yang membakar bangunan kantor lapas. Hingga sekitar pukul 12.00 WIT, kobaran api dilaporkan sudah dapat diminimalkan.

Aparat TNI-Polri masih berjaga-jaga di Lapas Kelas IIB Merauke. Jumlah warga binaan yang diduga melarikan diri, penyebab pasti kebakaran, serta besarnya kerugian masih menunggu pendataan dan keterangan resmi dari pihak berwenang. (*)

Penulis/Editor: Hendrik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *