REDAKSI22.COM, MERAUKE – Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga terhadap Bahan Bakar Minyak (BBM) Non Subsidi yang berlaku efektif mulai 1 Juli 2026 pukul 00.00 WIB.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan penyesuaian harga ini merupakan bagian dari evaluasi berkala sesuai mekanisme yang berlaku, dengan mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia, pertimbangan aspek fiskal serta daya beli dan perekonomian masyarakat.
“Sesuai yang kita ketahui penyesuaian harga BBM non subsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi atau mekanisme yang berlaku. Tentunya langkah penyesuaian ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah”, jelas Kitty Andhora.
Dengan adanya evaluasi tersebut, lanjutnya, sejumlah produk seperti Pertamax Turbo, Pertamina Dex, Dexlite dan Avtur mengalami penurunan harga.
“Selain menghadirkan harga yang kompetitif, kami juga terus memastikan kualitas produk sesuai spesifikasi sehingga masyarakat memperoleh manfaat optimal, baik dari sisi performa kendaraan maupun efisiensi penggunaan bahan bakar,” tandasnya.
Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas mengatakan penyesuaian harga BBM Non subsidi juga berlaku di seluruh provinsi di wilayah Papua dan Maluku. Daftar Harga BBM Non subsidi per 1 Juli 2026 pukul 00.00 WIB yakni:
– Pertamax Turbo turun dari Rp2 1.200/liter menjadi Rp19.750/liter. Penurunan sebesar Rp1.450/liter
– Pertamina Dex turun dari Rp 25.350/Liter menjadi Rp 21.650/liter. Penurunan sebesar Rp3.650/liter
– Dexlite turun dari Rp 23.500/liter menjadi Rp20.150/liter. Penurunan sebesar Rp3.350/liter*
“Harga ini berlaku untuk seluruh provinsi di wilayah Papua dan Maluku dengan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 7.5%,” jelas Ispiani.
Informasi lebih lanjut mengenai layanan dan produk Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Customer Solution 135 atau mengakses media sosial @pertaminapatraniaga dan @pertamina135. (*)
Penulis: Hendrik Resi
Editor: Hen





