Putra-Putri OAP Didorong Ikuti Sekolah Kedinasan oleh Pemprov Papua Selatan

REDAKSI22.COM, MERAUKE – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan mendorong putra-putri orang asli Papua (OAP) mengikuti beberapa sekolah kedinasan.

Beberapa sekolah kedinasan melakukan sosialisasi dan simulasi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan Computer Assisted Test (CAT) Sekolah Ikatan Dinas di Provinsi Papua Selatan di Aula SMK Negeri 1 Merauke, Selasa (12/5/2026).

Mewakili Gubernur Apolo Safanpo, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Selatan, Willem Andrew da Costa mengatakan sosialisasi sekolah kedinasan ini bagi putra-putri orang asli Papua (OAP).

“Kita berharap mudah-mudahan dengan adanya sosialisasi ini bisa meraih masa depan melalui sekolah kedinasan. Kalau kita mau jadi pegawai negeri, ini jalurnya ke sana,” kata Willem Andrew da Costa.

“Para narasumber telah diundang menyampaikan materi terkait sekolah kedinasan tersebut. Atas nama pimpinan, kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada narasumber maupun guru pendamping dan para siswa yang diundang hadir dalam kegiatan ini,” ucapnya.

Menurutnya, sosialisasi sekolah ikatan kedinasan merupakan langkah yang strategis dalam membuka akses informasi luas bagi generasi muda, khususnya di Papua Selatan yang terintegrasi dengan formasi Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Jadi, kalau masuk sekolah ini sudah pasti jalurnya jelas. Saya beri contoh karena saya alumni kedinasan juga, saya dari STPDN yang sekarang IPDN tahun 1994,” kata Willem.

Ia mengatakan pemerintah provinsi mendukung penuh kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) orang asli Papua di daerah ini.

“Jangan non orang asli Papua merasa dinomor-duakan, sebenarnya tidak. Ada undang- undang otonomi khusus (Otsus), semisal sekolah kedinasan khususnya di IPDN ada jalur nasional dan jalur afirmasi. Kalau OAP mengikuti jalur afirmasi, kalau yang non Papua mengikuti jalur nasional,”kata dia.

Ia memotivasi generasi muda agar menjemput penuh peluang emas ini, dan diharapkan kepada putra-putri asli Papua jangan melewatkan kesempatan ini.

“Ibaratnya makanan sudah ada di depan mata tinggal makan saja, jangan lewatkan. Tinggal komitmen dan mentalnya yang disiapkan. Memang diawal pendidikan berat namun selanjutnya tidak,” tukasnya.

Willem menyampaikan terima kasih kepada berbagai sekolah ikatan kedinasan yang mau berkenan hadir dan memberi informasi tentang sekolah kedinasan yang dilalui.

“Kita pasti bangga dengan sekolah kedinasan bagi yang mengikuti pendidikan disitu, semangatnya pasti sama. Jangan ragu bermimpi, jangan ragu bersaing, kami pemerintah akan terus mendampingi saudara-saudari sekalian, kalian adalah masa depan provinsi ini,” katanya memotivasi. (*)

Penulis: Hendrik

Editor: Hen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *