REDAKSI22.COM,TANAH MERAH– Pemerintah Provinsi Papua Selatan melaksanakan Safari Ramadhan di Masjid Baiturrahmah Distrik Mandobo, Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, Selasa (03/03/2026).
Safari Ramadhan Pemprov Papua Selatan ini dipimpin Wakil Gubernur (Wagub) Papua Selatan, Paskalis Imadawa yang didampingi Bupati Boven Digoel, Roni Omba serta Forkopimda Kabupaten Boven Digoel.
Di momen Safari Ramadhan itu, Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa mengajak umat Muslim untuk mendekatkan diri dengan Sang Pencipta sekaligus berbagi kasih dengan sesama yang membutuhkan melalui sedekah.
“Ibadah puasa tidak hanya sekedar menahan lapar dan haus, itu hanya sebagai sarana yang kelihatan. Tetapi ada makna yang lebih dalam dari itu, yaitu kita harus meningkatkan kedekatan kita kepada Allah, SWT. Kita harus berani menolak hal-hal yang buruk,” kata Wagub Paskalis Imadawa.
“Kita juga harus berani membagi kasih dengan kaum miskin/papa, menyisipkan apa yang kita punya untuk dibagikan kepada anak-anak terlantar melalui pemberian sedekah kita masing-masing,” sambungnya.
Wagub juga mengingatkan umat Muslim di momen bulan suci Ramadan agar bertobat dan membuang segala dosa, perbuatan buruk yang berpaling dari jalan yang benar, namun hidup dalam ajaran dan ketetapan Alllah, SWT.
“Ramadhan, kita bakar dosa-dosa, kita panaskan suhu tubuh kita untuk membakar dosa-dosa, sehingga yang terbakar itu hal-hal buruk dan jahat. Ramadhan itu panas, keringkan tenggorokan kita untuk membunuh kejahatan dan menolak hal-hal buruk,” tegasnya.
“Saya mengajak kita semua untuk menghantar ibadah puasa ini untuk bertaqwa kepada Tuhan Allah, SWT agar kedepan hidup kita semakin baik di hadapan-Nya,” ajak Wagub Imadawa.
Ia juga menambahkan melalui momen puasa di bulan suci Ramadhan umat Muslim dituntut untuk saling mengampuni, memaafkan antara diri sendiri dengan keluarga, tetangga serta lingkungan masyarakat sekitarnya.
“Malam kesebelas di bulan suci Ramadhan adalah malam pengampunan. Ibu-ibu harus memaafkan bapa-bapa demikian pun sebaliknya. Kita dituntut untuk memberi maaf kepada siapa saja di sekitar kita, “ pesannya.
“Terakhir, saya minta kedamaian harus muncul dari Masjid Baiturrahmah ini. Kedamaian harus muncul dari dalam keluarga kita masing-masing, damai dengan diri dan keluarga kita, baru kemudian kita dengan Allah, SWT. Jadi kita harus berdamai dengan diri, keluarga dan lingkungan masyarakat,” tandasnya. (*)
Penulis: Hendrik
Editor: Hen






