REDAKSI22.COM, JAKARTA – Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriyah atau Lebaran 2026 Masehi jatuh pada hari Sabtu 21 Januari 2026.
Penetapan itu berdasarkan hasil Sidang Isbat penentuan 1 Syawal 1447 Hijriyah atau Lebaran 2026 yang dipimpin langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar di Auditorium KH.M.Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Kamis malam (19/03/2026).
Hasil sidang Isbat penentuan Lebaran 2026 berdasarkan bahwa perhitungan hilal di Indonesia masih di bawah kriteria MABIMS (negara-negara di Asia Tenggara yakni Malaysia, Brunei, Indonesia dan Singapura) di mana tinggi hilal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.
“Adapun data posisi hilal berdasarkan hisap pada hari ini di seluruh wilayah Indonesia yaitu ketinggian hilal di atas ufuk berkisar antara 0 derajat 54 menit 27 detik hingga 3 derajat 7 menit 52 detik, dan sudut elongasi 4 derajat 32 menit 42 detik hingga 6 derajat 6 menit 11 detik,” papar Nasaruddin Umar dalam Konferensi Pers yang disiarkan langsung oleh seluruh channel media sosial, Kamis malam (19/03/2026).
Secara hisap, menurut Nasaruddin, data hilal pada hari ini tidak memenuhi kriteria invisibilitas hilal MABIMS (negara-negara di Asia Tenggara: Malaysia, Brunei, Indonesia dan Singapura) di mana tinggi hilal harus mencapai 3 derajat dan sudut elongasi 6,4 derajat.
“Selanjutnya, Kementerian Agama menetapkan awal bulan Syawal melalui sidang Isbat. Dalam sidang ini kami bermufakat dengan para pakar ilmu falak, ahli Astronomi, wakil rakyat, Majelis Ulama Indonesia serta perwakilan Ormas Islam di Indonesia,” kata Nasaruddin.
Musyawarah tersebut, lanjutnya, mengacu pada hisap dan rukiyat yang telah dilakukan oleh Tim Hisap Rukiyat Kementerian Agama serta dikonfirmasi oleh petugas yang ditempatkan di 117 titik pengamatan hilal di seluruh Indonesia dan tim penerima laporan rukiyat di pusat telah dikonfirmasi bahwa hilal tidak terlihat.
“Berdasarkan hasil hisap serta tidak adanya hilal terlihat, disepakati bahwa 1 Syawal 1447 Hijriyah jatuh pada hari Sabtu 21 Maret 2026. Demikian hasil sidang Isbat yang baru saja kita laksanakan dan telah disepakati bersama,” pungkasnya. (*)
Penulis: Hendrik
Editor: Hen






