Bulog Salurkan Bantuan Pangan kepada Warga Tidak Mampu di Merauke

REDAKSI22.COM, MERAUKE -Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Merauke menyalurkan bantuan pangan kepada warga tidak mampu penerima manfaat di Kabupaten Merauke alokasi Februari-Maret 2026.

Bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng disalurkan secara simbolis kepada 10 warga penerima yang berasal dari Kelurahan Maro yang bertempat di Gudang Bulog Maro II Jalan Mayor Wiratno, Merauke, Rabu (18/03/2026).

Kepala Cabang Bulog Merauke, Karennu mengatakan penyaluran pangan kepada penerima (warga tidak mampu) merupakan tindak lanjut dari perintah percepatan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Menurutnya, keterlambatan proses penyaluran pangan sebelumnya terjadi karena kendala pengadaan dan pengiriman minyak goreng yang dialami hampir di seluruh wilayah Indonesia.

“Kami pihak Bulog terus melakukan koordinasi intensif dengan Pelindo, Syahbandar, hingga pihak Reskrim Polres Merauke untuk dapat memastikan kedatangan stok komoditi,” ujarnya optimistis.

Ia memastikan sebanyak 11 kontainer dijadwalkan akan tiba tanggal 5 April 2026 mendatang guna mencukupi kebutuhan enam kontainer di Kabupaten Merauke. Dia berharap proses sandar dan bongkar muat di pelabuhan tidak terkendala secara teknis agar distribusi segera berjalan.

Penyaluran pangan oleh Bulog, lanjutnya, dilakukan dengan pengawalan ketat pihak keamanan dari TNI dan Polri sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku.

“Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas memastikan bantuan dari pemerintah tersebut dapat diterima oleh masyarakat yang tepat sasaran,” imbuhnya.

Karennu menyebut danya hambatan dalam hal pemutakhiran data penerima yang bersumber langsung dari data Bapanas dan BPS. Sinergitas Bulog dengan pemerintah provinsi maupun kabupaten terus diperkuat untuk memperbaiki akurasi data di tingkat RT dan RW.

“Setelah peluncuran ini, koordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan akan dilakukan untuk menyusun jadwal penyaluran ke titik-titik bagi. Target utamanya adalah memastikan seluruh alokasi bantuan dapat tersalurkan sepenuhnya kepada masyarakat menjelang Hari Raya Paskah,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Merauke Yoseph Bladip Gebze menyampaikan, program penyaluran pangan tersebut bertujuan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok (beras dan minyak goreng) di pasaran tetap terkendali. Upaya itu menjadi bagian dari proses penguatan ketahanan pangan nasional di mana Merauke menjadi lumbung pangan utama di Papua.

“Tujuan pemberian bantuan ini harus benar-benar tepat sasaran sesuai regulasi yang ada. Saya harap agar proses distribusi ke distrik-distrik di luar Kota Merauke segera dilaksanakan tanpa hambatan.

Pemerintah daerah, lanjut Yoseph, telah berkoordinasi dengan Syahbandar dan Pelindo memprioritaskan kegiatan bongkar muat kapal pengangkut bahan pangan, sehingga dapat mengatasi antrean kapal di pelabuhan agar stok minyak goreng yang tiba bisa langsung disalurkan.

“Saya minta seluruh jajaran dari tingkat kepala distrik hingga lurah untuk aktif berkomunikasi mengenai kendala yang terjadi di lapangan. Edukasi kepada masyarakat juga penting agar proses administrasi dan penyaluran berjalan dengan jujur serta transparan,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hendrik

Editor: Hen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *