REDAKSI22.COM, MERAUKE – Umat Muslim sejagat memperingati Nuzulul Qur’an di pertengahan bulan suci Ramadhan 1447. Momen ini diperingati sebagai turunnya wahyu Al-Quran pertama kali kepada Nabi Muhammad SAW.
Pantauan media ini di Masjid Raya Al-Aqsha Merauke, Papua Selatan, Jumat (06/03/2026) malam, peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriyah berlangsung hikmat di hadiri ribuan umat Muslim.
Hadir Sekda Papua Selatan, Ferdinandus Kanakaimu mewakili Gubernur Apolo Safanpo memberikan bantuan 500 paket sembako dan santunan uang tunai Rp100 juta kepada DKM (Dewan Kesejahteraan Masjid Raya Al-Aqsha dalam rangkaian Safari Ramadhan 1447 H Pemprov Papua Selatan.
Dalam sambutan, Sekda Ferdinandus mengajak umat Muslim untuk memperkuat tali silaturahmi, kerukunan, dan persaudaraan tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras dan golongan.
“Nuzulul Qur’an bukan sekadar peringatan sejarah turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW, tetapi lebih dari itu. Ini adalah momentum bagi kita untuk kembali merenungkan isi kandungan Al-Qur’an sebagai Hudallinnas-petunjuk bagi seluruh umat manusia,” pesan Sekda.

“Al-Qur’an mengajarkan nilai-nilai moderasi, kasih sayang (rahmatan lil ‘alamin), dan pentingnya menjaga persaudaraan di atas perbedaan. Nilai-nilai Al-Qur’an sangat relevan memperkokoh persatuan. Melalui peringatan ini, saya mengajak kita semua untuk memperkuat Silaturahmi,” ajaknya.
Sekda menekankan bahwa momentum Ramadhan dan Nuzulul Qur’an menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan dan silaturahmi antar umat beragama di Merauke dan sekitarnya serta membangun sumber daya manusia (SDM) yang berakhlak.
Pemerintah Papua Selatan berharap masyarakat tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi memiliki landasan spiritual yang kuat, menjaga Kedamaian. Mari kita jaga suasana kondusif di provinsi baru ini agar pembangunan dapat berjalan lancar demi kesejahteraan seluruh rakyat,” imbuhnya.
“Saya berharap seluruh jamaah untuk mendoakan agar Provinsi Papua Selatan senantiasa diberkati, dijauhkan dari marabahaya, dan menjadi daerah yang maju dan mandiri,” harapnya.
Ketua Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Papua Selatan, H Ali Syabana mengatakan, peringatan Nuzulul Qur’an tidak hanya sekadar rutinitas seremonial tahunan belaka. Nuzulul Qur’an adalah momentum untuk kembali menguatkan kultum atau pemahaman umat Islam terhadap kitab suci Al-Qur’an.
“Di tengah dinamika yang terus berkembang khusus masyarakat Papua Selatan yang kita cintai, nilai-nilai Al-Qur’an harus menjadi dasar kehidupan, memperkuat persatuan umat Islam dan persaudaraan kemanusian. Semoga peringatan Nuzulul Qur’an membawa sukacita bagi kita semua untuk semakin memperkokoh persatuan masyarakat di Papua Selatan,” pesannya.
“Atas nama PHBI, kami ucapkan terima kasih kepada Pemprov Papua Selatan yang terus mendukung kegiatan keagamaan umat Islam. Kepada semua pihak yang juga telah mendukung terselenggaranya peringatan Nuzulul Qur’an, kami doakan semoga amal baik saudara dilipatgandakan pahalanya. Apabila dalam pelaksanaan kegiatan terdapat kesalahan, atas nama PHBI kami mohon maaf sebesar-besarnya,” pungkas H. Ali Syabana. (*)
Penulis: Hendrik
Editor: Hen






