REDAKSI22.COM, MERAUKE – Uskup Agung Merauke, Mgr. Petrus Canisius Mandagi meminta umat Katolik untuk menjadi terang kebangkitan bagi sesama dalam hidup di dalam lingkungan keluarga, sekolah, tetangga maupun sosial masyarakat.
Pesan Uskup Mandagi itu disampaikan dalam khotbah pada perayaan Vigili Paskah (malam Paskah) yang berlangsung di Gereja St. Fransiskus Xaverius Katedral Merauke, Sabtu (04/04/2026) malam.
Perayaan Vigili Paskah diawali dengan upacara Lilin Paskah. Lilin yang dinyalakan imam menyimbolkan cahaya atau terang Kristus yang terpancar melalui peristiwa kebangkitan Paskah. Cahaya Kristus yang bangkit dari alam maut menghalau kegelapan dosa.
Paskah dalam Gereja Katolik dirayakan sebagai peristiwa kebangkitan Tuhan Yesus Kristus dari alam maut setelah menderita sengsara dan wafat di Salib. Yesus yang bangkit mengalahkan kekuasaan iblis, kejahatan dan dosa.

“Dengan kebangkitan, semua kejahatan manusia dikalahkan. Melalui peristiwa kebangkitan Yesus Kristus, keselamatan manusia dinyatakan, kekuasaan dosa dipatahkan dalam terang kebangkitan Tuha,” kata Uskup Mandagi.
“Melalui kebangkitan Yesus, Roh Allah lebih kuat dari pada kekuasaan setan, terang lebih kuat dari pada kegelapan, kebaikan lebih kuat dari pada kejahatan. Kita harus bergembira dan bersukacita sebagai orang Katolik karena kita punya Yesus yang menyelamatkan kita dari dosa yang ditebus melalui darah-Nya di kayu salib,” sambung Uskup.
Dalam kebangkitan, lanjut Uskup Mandagi, umat Katolik tidak hanya bersukacita karena kemenangan Yesus atas dosa dan kuasa maut, tetapi dituntut untuk membaharui diri dari pola hidup lama yang jauh dari kehendak Allah.
“Jangan takut untuk berubah, karena kebenaran pasti menang atas dosa. Kita harus bersyukur atas kemenangan ini dan dan membuat kita semakin berubah. Semoga malam membuat kita membaharui diri dan berubah.“
“Kita harus menjadi lilin Paskah di tengah-tengah keluarga dan masyarakat yang menerangi kegelapan. Hiduplah di tengah-tengah tanda-tanda, kebangkitan Kristus yakni Ekaristi. Semoga Kristus bangkit membaharui dan mengubah diri kita. Kebangkitan Yesus mengalahkan kejahatan, maka hiduplah dalam terang kebangkitan. Jadilah terang bagi sesama,” pesan Uskup. (*)
Penulis: Hendrik
Editor: Hen






