5 Januari 2026, Gubernur Papua Selatan Mulai Berkantor di Gedung Baru KTM Salor Merauke

REDAKSI22.COM, MERAUKE – Gubernur Papua Selatan secara resmi mulai berkantor di gedung baru yang berlokasi di Kota Mandiri Terpadu (KTM) Salor, Distrik Kurik Merauke, Senin 5 Januari 2026. Demikian pula Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Papua Selatan akan melakukan apel perdana di Kantor Baru Gubernur Papua Selatan itu.

Apel perdana akan dipimpin oleh Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo dan diikuti oleh seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Selatan. Dengan demikian, aktivitas pemerintah provinsi secara terpusat akan berpindah ke kantor gubernur di KTM Salor.

Hal itu disampaikan Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo saat memimpin rapat koordinasi (rakor) membahas persiapan pindah kantor di pusat pemerintahan baru yang berlokasi di Kota Terpadu Mandiri (KTM) Salor, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke

Rapat koordinasi yang diikuti oleh para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kepala Biro di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua itu berlangsung di ruang rapat Gedung Negara Jalan Trikora, Merauke, Selasa (30/12/2025).

Gubernur Apolo Safanpo menyebutkan, sebelum apel pagi perdana, akan ada upacara adat dan ibadah pemberkatan kantor. Untuk apel perdana harus diikuti oleh seluruh Aparat Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Provinsi Papua Selatan.

“Apel pagi harus dihadiri seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Selatan,Senin (5/1/2026) pagi pukul 08.00 WIT sesuai undangan. Sebelumnya itu, bakal ada upacara adat, nantinya mengikuti tata cara adat istiadat budaya Suku Marind yang mempunyai wilayah adat,” kata Gubernur Safanpo.

“Upacara adat akan dimulai sejak Minggu malam (3/1/2026) hingga Senin (5/1/2026) pagi, dilanjutkan dengan apel perdana di halaman Kantor Gubernur Papua Selatan. Setelah apel pagi, dilanjutkan dengan ibadah pemberkatan dan peresmian gedung kantor gubernur, lalu lanjut ke kantor DPR Provinsi Papua Selatan,” sambungnya.

Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Selatan di KTM Salor Kurik Merauke. (Foto Google).

Gubernur mengatakan, sebagian aset belum bisa semuanya dipindahkan dan bakal dilakukan secara bertahap. Sebagian aset bakal disimpan sementara di Hotel Asmat dan juga di Kantor Badan Keuangan Daerah yang kosong. “Jadi, kita pindah secara bertahap, tidak bisa semuanya dipindahkan sekaligus,” kata Safanpo.

Gubernur Apolo juga menunjuk langsung Asisten III Setda Papua Selatan, Alberth Rapami yang ditugaskan untuk mengatur proses penyerahan kantor dan pembagian ruangan setiap OPD.

Sementara itu, Asisten III Setda Papua Selatan, Albert Rapami mengaku saat ini dua sudah bagian siap digunakan yakni Kantor Sekretariat Daerah (Setda), dan Kantor DPRP Papua Selatan. Untuk Kantor Setda, ruangannya sudah dibagi, Badan Keuangan sementara berkantor di Setda.

“Sebagai informasi, sudah penyerahan sementara khusus rumah susun (rusun) dan rumah khusus (rusus) sudah dilakukan. Selain itu, tujuh dokumen tahap untuk tahap penyerahan awal juga sudah disiapkan dan ditandatangani Gubernur Apolo. Ada lima OPD yang tidak menggunakan rusus,” beber Rapami.

“OPD yang menggunakan rusus, diharapkan tidak memindahkan lampu dan lainnya. Tercatat 17 OPD sudah dibagi untuk menggunakan rusus, dan pembagian sudah dilakukan dan siap berkantor. Sesuai arahan gubernur, rusun dikhususkan untuk Aparat Sipil Negara (ASN) orang asli Papua, lebih khusus diprioritaskan kepada orang asli Papua Selatan.

Sekda Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu berharap agar persiapan dilakukan dengan baik, kesehatan dijaga agar tidak sakit.

Terkait pemindahan, tambah Sekda, persiapan harus dilakukan secara matang dan dipastikan dengan baik, meningkatkan komunikasi dengan para staf dengan baik. Ferdinandus menyarankan kepada masing-masing OPD agar membuat WhatsApp group untuk mengkoordinir stafnya. (*)

Penulis: Hendrik

Editor: Hen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *