Ribuan Umat Katolik Paroki Katedral Merauke Berarak dalam Ziarah Indulgensi Yubileum

REDAKSI22.COM, MERAUKE – Ribuan umat Paroki St. Fransiskus Xaverius Katedral Merauke melakukan ziarah Indulgensi dan Pengharapan di tahun Yubileum 2025 dengan berarak dari halaman Gereja Katedral menuju Gereja St. Yoseph Bambu Pemali (Bampel), Selasa (18/11/2025) sore.

Ziarah Indulgensi dilakukan dengan berjalan kaki dan menempuh jarak sekitar 2,2 kilometer yang mengambil rute sepanjang Jalan Raya Mandala menuju Gereja St. Yoseph Bampel diiringi dengan doa-doa suci dan nyanyian rohani memohon pengampunan dosa atas jiwa-jiwa para arwah yang sudah meninggal maupun umat yang masih hidup sebagai silih dosa.

Tiba di Gereja Bampel, umat memasuki Porta Sancta yang disimbolkan dengan pintu gereja, kemudian mengikuti perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Pastor Paroki Katedral, RD. Hendrikus Kariwop, MSC.

Ziarah ini dalam tradisi Gereja Katolik merupakan Ziarah Porta Sancta Tahun Yubileum yang dilaksanakan setiap 25 tahun sekali. Porta Sancta, berarti gerbang kudus atau pintu suci surga, dimana diyakini bahwa melalui ziarah ini umat beriman dibebaskan dari dosa dan memasuki gerbang kudus di surga.

Pastor Paroki Katedral Merauke, RD. Hendrikus Kariwop, MSC mengatakan, dalam Gereja Katolik dikenal dengan Tahun Yubileum atau tahun kerahiman Ilahi yakni setiap 25 tahun sekali, dimana ditetapkan oleh Paus Yohanes Paulus II tahun 2000 lalu. Kemudian Paus Fransiskus menetapkan Yubileum tahun 2025 sebagai ziarah Pengharapan.

Perarakan mat Katolik Paroki Katedral saat keluar dari halam Gereja St. Fransiskus Xaverius Katedral Merauke. (Foto: Hendrik)

“Sebelumnya Yubileum setiap 100 tahun, lalu turun menjadi 50 tahun sekali, kemudian turun menjadi 25 tahun sekali. Yubileum itu adalah tahun pengharapan, pembebasan, tahun rahmat Tuhan. Allah Maha Rahim berbelas kasih, mengampuni dan membebaskan jiwa-jiwa orang beriman termasuk kita yang masih hidup untuk memperoleh keselamatan dari Tuhan,” jelas Pastor Hendrikus.

“Intinya, dengan simbol membuka pintu suci (Porta Sancta) yakni pintu Basilika Santo Petrus, sehingga orang-orang akan berziarah dan berdoa untuk memohon pengampunan, pembebasan dan keselamatan dari dosa, yang namanya indulgensi atau silih dosa. Indulgensi penuh hanya diberikan oleh Paus setiap 25 tahun sekali,” sambungnya menerangkan.

Pastor Hendrikus menyebut, Paus membuka pintu suci (Porta Sancta) Basilika St. Petrus untuk umat beriman masuk lambang gerbang kudus menuju ke surga. Indulgensi penuh adalah pembebasan/pemulihan dari dosa atau silih dosa.

“Kita yang melakukan dosa berat, dosa kita dihapuskan. Kita, juga berdoa bagi saudara-saudara kita yang meninggal di dalam Porta Sancta, maka doa-doa kita dikabulkan. Tuhan Allah membebaskan mereka dari api penyucian, kemudian menuju kehidupan kekal di surga,” jelas Pastor.

“Ziarah yang kita lakukan hari ini adalah dengan berjalan kaki sebagai simbol pengorbanan. Kita berkorban untuk membayar kita punya dosa. Indulgensi kita buat dalam bentuk pengorbanan dan juga amal kasih. Ziarah seperti ini nanti 25 tahun lagi baru bisa dilakukan, maka bersyukurlah kita umat di tahun ini kita mendapat berkat yang luar biasa,” tandasnya. (*).

Penulis: Hendrik Resi

Editor: Hen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *