Perumahan YBG Merauke, Rumah Subsidi Tanpa DP, Hunian Warga dengan Angsuran Terjangkau

REDAKSI22.COM, MERAUKE – PT. SS6 Kuprik Jaya hadir dan membangun Perumahan YBG, sebuah pemukiman rumah yang dibangun dari subsidi pemerintah sebagai hunian warga yang layak dan nyaman tanpa uang muka (Nol DP) dengan angsuran terjangkau bagi masyarakat Merauke dan sekitarnya.

Berlokasi di Jalan Tujuh Wali-Wali Kelurahan Kamundu Distrik Merauke, di ruas jalan penghubung antara Kota Merauke dengan Distrik Semangga, Perumahan SS6 Kuprik adalah hunian tipe 36 m² dengan luas lahan 130 m² dan memiliki 2 kamar tidur, 1 ruang tamu, 1 ruang tengah, toilet dan sejumlah fasilitas lainnya.

Perumahan YBG, rumah subsidi pemerintah SS6 Kuprik Kaya. (Foto: Hendrik).

Proses pembangunan perumahan subsidi SS6 Kuprik Jaya sudah mulai dikerjakan di bawah pengembang (developer), Irna Sulistyanti dengan peletakan baru pertama oleh Bupati Merauke, Yoseph Bladip Gebze di lokasi Jalan Tujuh Wali-Wali Merauke, Rabu (18/03/2026).

Hadir pada acara peletakan baru pertama anggota DPR Kabupaten Merauke, Taufik Latarisa, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Merauke, Leo Patria Mogot, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Papua, Resep Kambuaya, Ketua RT 20 Kamundu, Timotius G, pihak BNI dan Suplier PT. Era Group serta tamu undangan.

Pimpinan Developer Rumah Subsidi SS6 Kuprik Jaya, Irna Sulistiyanti menjelaskan, perencanaan pembangunan perumahan bersubsidi itu dengan menggandeng bank BNI selalu pihak pembiayaan dan PT. Era Group selaku suplier bahan bangunan.

“Perencanaan konstruksi rumah subsidi yang akan kami bangun saat ini dengan jumlah 100 unit. Untuk tahap pertama, kami bangun 39 unit terlebih dahulu. Tahap kedua baru dibangun jumlah sisanya,” ujar Irna dalam laporannya.

“Kami berharap dengan adanya rumah subsidi ini, dapat membantu dan meringankan masyarakat di Kabupaten Merauke untuk memiliki rumah dengan angsuran rendah dan DP nol rupiah,” sambungnya.

Dia menyampaikan apresiasi kepada Bupati Merauke yang telah memberikan dukungan kepada pihak developer dalam membangun rumah subsidi yang nyaman dan layak untuk masyarakat di Merauke.

“Dengan ini juga, jika tidak berkeberatan saya selaku pimpinan developer ingin memberikan apresiasi kepada Bapak Bupati, yang jika tidak berkeberatan perumahan ini saya akan menamai perumahan YBG sebagai singkatan dari Yoseph Bladip Gebze,” tandasnya.

Dalam momen itu, Bupati Merauke, Yoseph Bladip Gebze mengatakan, hunian layak bagi warga masyarakat Kabupaten Merauke saat ini dinilai masih cukup terbatas. Pembangunan perumahan di wilayah pemukiman baru menjadi jawaban kebutuhan hunian dan membantu warga masyarakat kalangan menengah ke bawah untuk memiliki rumah.

“Kita tak bisa lagi bermukim di suatu tempat dengan kepadatan yang luar biasa. Hadirnya perumahan ini dapat mengurai kepadatan hunian di kota. Ada tempat-tempat baru yang kita konsentrasikan untuk pemukiman warga,” kata Bupati Yoseph.

“Inilah yang kita bangun di tempat ini. Karena 10 atau 15 tahun kedepan kota Merauke pasti sudah padat, kalau kita lihat dinamika pembangunan saat ini, sehingga kita mulai kembangkan pemukiman ke wilayah baru untuk menjadi pusat hunian warga,” sambungnya.

Program Presiden Prabowo, lanjutnya, menyediakan 3 juta rumah warga di seluruh wilayah Indonesia dan di Merauke, dari tahun ke tahun pemerintah kabupaten selalu memprogramkan pembangunan hunian. Demikian pun pemerintah provinsi.

“Namun itu saja itu cukup. Untuk membangun rumah layak huni bagi warga, kita butuh kemitraan dengan pihak swasta dalam hal ini developer. Tingkat ekonomi warga juga bervariasi. Ada yang menengah ke atas dan ada yang menengah ke bawah,” sebutnya.

“Pemerintah punya program untuk membangun rumah bagi warga tidak mampu. Dan ini perumahan nol DP, sehingga kita harapkan bisa terbangun secepatnya dan warga Merauke bisa terbantu untuk memiliki rumah sendiri,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hendrik

Editor: Hen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *