Nickson Pampang Nahkodai HIPMI Papua Selatan, Pengusaha Muda Diharapkan Jemput Peluang Investasi PSN

REDAKSI22.COM, MERAUKE – Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Papua Selatan periode 2026-2029 resmi dikukuhkan dan dilantik di Swiss-belHotel Merauke, Jumat (06/02/2026).

Prosesi pelantikan dipimpin oleh Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar Himawan Buchari dihadiri Sekda Papua Selatan, Ferdinandus Kanakaimu, Wakil Ketua Umum BPP HIPMI, Bobby Nasution, Sekretaris Jenderal HIPMI, Anggawira Bendahara Umum HIPMI, Reynaldo Bryan, Ketua OKK BPP HIPMI, Tri Febrianto Damu dan seluruh undangan.

Tampil menakhodai HIPMI Papua Selatan 2026-2029 di kursi Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD), Nickson Pampang dengan Wakil Ketua Umum, Jeremias Mahuze, Sekretaris Umum, Natalis Kuswanto Ukaiman dan Bendahara Umum, Ivanho Carlos Lengkong beserta 12 ketua bidang, departemen maupun kompartemen.

Dalam momen pelantikan, Ketua Umum HIPMI, Akbar Himawan Buchari menekankan HIPMI sejak didirikan 54 tahun lalu eksis melakukan konsolidasi di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota untuk melaksanakan program kerja organisasi untuk memacu pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah di seluruh Indonesia.

“Ini penting dilakukan. Beberapa program Proyek Strategis Nasional (PSN) ada di Papua Selatan, dan yang paling besar adalah dari 250.000 hektar di tahun 2026 adalah program cetak sawah baru. Orientasi Bapak Presiden Prabowo adalah membangun lumbung pangan Asia dan dunia, salah satu tempatnya ada di Papua Selatan,” ujar Akbar Buchari.

“Untuk itu, HIPMI harus bersama-sama membangun kemitraan dengan pemerintah daerah agar apa yang dicanangkan Presiden bisa impact dengan pengusaha di daerah. Jangan pengusaha dari Jakarta lagi yang berinvestasi di sini. Akhirnya uangnya pergi ke Jakarta lagi. Untuk itu, HIPMI Papua Selatan harus bergabung dengan pemerintah daerah, agar pertumbuhan pembangunan merata di daerah,” pesannya.

Pengurus BPD HIPMI Papua Selatan Dilantik. (Foto Hendrik)

Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI Papua Selatan, Nickson Pampang berharap HIPMI Papua Selatan bisa berkolaborasi atau bekerja sama, bersinergi dan bersoliditas dengan pemerintah daerah sebagai mitra strategis pembangunan.

“Kita bersyukur di Papua Selatan, kita memiliki banyak bonus yakni Proyek Strategis Nasional (PSN), PGN. Kita pengusaha muda semoga bisa menangkap peluang dan kesempatan ini kedepannya. Mari kita bangun HIPMI yang baik, benar dan berkelanjutan,” harapnya.

Menurut Nickson, HIPMI bukan sekedar himpunan organisasi, tetapi bisa berkarya, berdikari dan berinovasi untuk memajukan pembangunan di Papua Selatan. HIPMI diharapkan mampu menjadi pioner yang dapat memacu pertumbuhan ekonomi.

“Saya mengajak semua pengurus yang baru dilantik, marilah kita dengan kerelaan dan kesehatian, kita bekerja dengan sungguh-sungguh. Ini perdana di Papua Selatan, sebab itu perlu fondasi yang bagus agar kedepan, HIPMI Papua Selatan bernilai di mata pemerintah dan masyarakat,” tandas Nickson yang adalah pengusaha muda berprestasi asal Kabupaten Boven Digoel ini.

Sekda Provinsi Papua Selatan, Ferdinandus Kanakaimu mengatakan HIPMI memiliki peran strategis dalam pembangunan terutama menciptakan lapangan kerja, menggerakkan sektor ril serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Papua Selatan.

Sekda menegaskan HIPMI perlu melakukan penguatan terhadap fondasi pembangunan, kontribusi pengusaha Papua Selatan, terutama dalam mengelola potensi unggulan daerah seperti pertanian, perikanan, peternakan, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta ekonomi berbasis lokal.

“Kita harus menangkap peluang, pertama Program Strategis Nasional (PSN) sudah ada di depan mata. Kita siap mendorong pengusaha muda di Papua Selatan agar aktif bukan pasif, jangan menjadi pengusaha yang pasif tetapi menjadi pengusaha yang aktif mencari peluang,” kata Sekda Ferdinandus.

“Kita harus contohi orang-orang sukses, ini tantangan kita dengan pemerintah. Pengusaha muda, penting bekerja dengan tanggung jawab tinggi. Jangan bikin malu, kitong (kita) kasih pekerjaan begini proyek mangkrak, antara perencanaan dan realisasi harus ditambah-tambahi kualitasnya, itu yang diharapkan pemerintah, jangan dikurang-kurangi volume,” sambungnya.

Sekda Ferdinandus berharap dengan dilantiknya badan pengurus HIPMI, dapat memberi semangat baru bagi Pemerintah Provinsi Papua Selatan, lantaran ada mitra baru. “Kita juga ada energi baru secara bersama-sama memajukan percepatan pembangunan di Papua Selatan.

“Suatu bangsa bakal maju ketika generasi mudanya kreatif, dan selamat. Potensi yang berhubungan dengan PSN harus diolah sehingga Papua Selatan tak ketinggalan dengan provinsi lainnya,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hendrik

Editor: Hen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *