Pria Paruh Baya Hilang Saat Berburu di Hutan Sota, Tim SAR Dikerahkan Mencari

REDAKSI22.COM, MERAUKE – Seorang pria paruh baya yang bernama Gabriel Mahuze (55) dilaporkan hilang di Hutan Distrik Sota, Merauke sejak Sabtu (27/12/2025) dini hari.

Gabriel diduga tersesat di tengah hutan saat berburu dan terpisah dari tujuh (7) orang rekan lainnya sekitar pukul 00.10 WIT, Sabtu naas itu. Ia dilaporkan belum kembali bergabung dengan rekan-rekannya ke titik yang sudah disepakati bersama.

Laporan awal kehilangan diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke dari seorang anggota Polsek Sota bernama Kadir pukul 15.10 WIT, Minggu (28/12/2025.

Dalam laporannya, Kadir menyebutkan kronologi kejadian bahwa awal mulanya korban bersama tujuh orang rekannya melaksanakan aktivitas berburu pada hari Sabtu dini hari sekitar pukul 00.10 Wit.

Pagi harinya, di tempat yang sudah disepakati bersama, korban tidak kunjung keluar hari hutan hingga rekannya yang lain menduga korban tersesat. Upaya pencarian korban pun telah dilakukan oleh ketujuh rekan korban hingga hari minggu siang, namun tak ditemukan.

Oleh karena korban tidak kunjung ditemukan, rekan-rekannya lalu melaporkan kejadian itu ke Polsek Sota, selanjutnya Polsek Sota menghubungi Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke untuk membantu pencarian.

Briefing Tim SAR di Kantor Basarnas Merauke sebelum diterjunkan ke lokasi. (Foto HMS SAR)

Selanjutnya, Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke kemudian mengerahkan satu tim SAR yang diberangkatkan ke lokasi pencarian pada pukul 15.25 Wit dan tiba di lokasi kejadian pukul 18.00 Wit. Tim SAR kemudian bergabung dengan tim yang sudah ada di lokasi untuk operasi pencarian.

Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Merauke, Rudi mengatakan, operasi pencarian oleh Tim SAR Gabungan di lokasi menggunakan drone thermal untuk melihat dan mencari cecaran barang milik korban sekaligus memetakan lokasi kejadian sebagai bahan pertimbangan tim gabungan untuk melaksanakan upaya pencarian selanjutnya.

“Mengingat jarak pandang terbatas karena menjelang malam maka pencarian hari ini dihentikan sementara dan akan dilanjutkan esok hari. Saya menekankan pada tim untuk berkoordinasi dengan pihak setempat tentang kearifan lokal yang dipegang masyarakat, sagar senantiasa dipahami dan dipatuhi oleh seluruh personil yang terlibat dalam tim SAR gabungan saat ini,” tegas Rudi.

Berdasarkan informasi dari rekannya, korban saat malam itu menggunakan baju kaos berwarna putih, celana loreng, bersepatu lapangan dengan membawa parang kecil. Hingga siaran pers ini dikeluarkan, korban belum ditemukan dan pencarian akan dilanjutkan esok hari.(*)

Penulis: Hendrik

Editor: Hen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *