REDAKSI22.COM – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Papua Selatan 2025 berakhir dan ditutup secara resmi oleh Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo dalam closing ceremony (seremoni penutupan) di GOR Hiad Sai Merauke, Sabtu (29/11/2025) sore.
Penutupan Porprov II Papua Selatan ditandai dengan penyerahan bendera pataka Porprov dari Ketua Panitia kepada Ketua KONI Provinsi, selanjutnya ke Gubernur Papua Selatan dan prosesi pemadaman api obor Porprov II secara bersama-sama oleh gubernur dan seluruh stakeholder.
Perhelatan Porprov II Papua Selatan 2025 berlangsung selama lima (5) hari, dimulai sejak 25 November 2025 dengan mengikutsertakan 1.059 peserta dari empat (4) kabupaten (Merauke, Mappi, Asmat dan Boven Digoel) yang terdiri dari 812 atlet, 131 ofisial dan 116 pelatih, dilaksanakan di 12 venue memperebutkan 1.340 medali yang terdiri dari 412 emas, 516 perak dan 412 perunggu.
Kontingen Kabupaten Merauke meraih juara umum dengan total perolehan medali 108 yang rincian 43 emas, 38 perak, 27 perunggu, disusul kontingen Kabupaten Asmat di posisi runner-up dengan total medali 83 yang dirinci 31 emas, 27 perak dan 25 perunggu.

Selanjutnya kontingen Kabupaten Mappi menempati posisi ketiga urutan perolehan medali dengan total 44 medali yang dirinci 11 emas, 12 perak dan 21 perunggu. Kontingen Kabupaten Boven Digoel di posisi pemungkas dengan total 38 medali, yang dirinci 9 emas, 17 perak dan 13 perunggu.
Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo dalam momen itu mengingatkan salah tujuan Porprov II Papua Selatan tahun 2025 adalah menumbuhkembangkan rasa persatuan dan tali persaudaraan di antara sesama warga Papua Selatan.
“Oleh karena itu, kami atas nama Pemerintah Provinsi Papua Selatan kepada Bapak Ketua Umum KONI Papua Selatan dan Ketua-Ketua KONI keempat kabupaten beserta seluruh jajarannya yang telah berkomitmen untuk melaksanakan Porprov II Papua Selatan dalam keadaan keterbatasan dan kekurangan,” ucap Gubernur Safanpo pada sambutannya.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh perangkat pertandingan, wasit, ofisial dan pelatih yang turut menyukseskan Porprov II Papua Selatan 2025 ini. Kepada seluruh atlet yang telah berjuang dengan jiwa patriotisme yang sangat tinggi telah berhasil menorehkan prestasi terbaiknya,” sambungnya.
Gubernur Safanpo juga mengapresiasi para atlet yang telah meraih medali untuk daerahnya masing-masing dan memotivasi para atlet yang belum sempat meraih medali untuk lebih meningkatkan prestasi di masa yang datang dengan kegigihan dalam berlatih di daerahnya masing-masing.
“Kita masih punya PR bersama untuk dapat meningkatkan prestasi olahraga di masa datang, antara lain infrastruktur olahraga yang masih sangat kurang di seluruh wilayah Papua Selatan. Ini akan menjadi atensi pemerintah provinsi dan kabupaten,” tegasnya.
“Karena itu, kenapa kemarin kita hanya melaksanakan 13 cabor, karena cabor-cabor lain belum memiliki venue sesuai standar KONI pusat. Infrastruktur olahraga menjadi PR yang harus kita bangun di masa datang. Kedua, sistem pelatihan dan pembinaan baik melalui sekolah maupun diklat untuk mendapatkan atlet muda berbakat.”
“Ketiga, kita juga telah berhasil meraih sukses penyelenggaraan baik sebagai tuan rumah untuk Kabupaten Merauke, sukses administrasi yang harus diselesaikan dengan baik Pak Ketua Umum KONI dan jajaran kepanitiaan; serta sukses pertumbuhan ekonomi, karena setiap iven olahraga harus memberikan dampak perekonomian bagi warga masyarakat kita,” pungkasnya. (*)
Penulis: Hendrik Resi
Editor: Hen





